Selasa, 28 Juni 2011

Iing Fatra Indira


Aku resah. Kepalaku penuh dengan pikiran-pikiran bagaimana menjadi orang tua yang baik, yang bisa mendidik anak untuk selalu jujur dan tidak berbuat diam-diam. Aku belum punya anak, tapi di rumah ada seorang keponakan dari suamiku.

Rabu, 22 Juni 2011

Perempuan yang Berkawan dengan Kucing, Bebek dan Ayam

PEREMPUAN itu tak pernah menghendaki kucing putih berbelang hitam di telinga, ekor dan sedikit pada kemaluan mendekati dapurnya siang itu. Tiba-tiba saja kucing liar itu ada di hadapannya ketika ia sedang membersihkan tulang dan kepala ikan asin yang akan dijadikan menu makan malam keluarganya.

Gang Pudak

:mengenang hari-hari di Gang Pudak
 
1
Satu kakak, satu adik. Satu pria, satu wanita. Umur tak jauh beda. Wajah hampir serupa dengan ibu yang sama. Namun, tak tahu bapak mereka yang mana. Hanya perempuan yang menggelayutkan tubuh keduanyalah  yang tahu siapa bapak mereka. Bapak yang menjadikan keduanya serupa tapi tak sama.

Minggu, 22 Mei 2011

Taman Senja

PIT akhirnya temukan senja itu di ujung kota yang baru saja disinggahinya. Senja yang selalu hadir di hari-hari sebelum keberangkatannya untuk berpetualang. Senja merah. Lukisan langit yang berbalut warna kelam. Goresan cahaya sang surya yang hanya terlukiskan pada langit penyongsong malam. Sebelum tirai malam menutupi kota. Di kala ribuan burung layang-layang mulai mengepakkan sayapnya menggapai tiang-tiang listrik, tempat peristirahatan mereka. Senja itu seperti semburat kapas merah yang menghiasi sang surya yang berangsur tengelam di penghujung hari.

Tiga Sajak yang Menari di Kepala

HATIKU makin tak menentu ketika kudapati diriku memasuki menit-menit sebuah upacara sakral. Pernikahanku. Tiba-tiba aku sudah terduduk di depan kaca, tak mampu hentikan jemari perias pengantin yang dengan leluasa mengoleskan bubuk halus warna-warni di wajahku yang pias. Ingin rasanya aku menghipnotis perias berwajah wanita dengan tubuh pria itu.
Oh, sungguh aku setengah-setengah menginginkan ini terjadi pada diriku. Tak pernah kusangka aku akan menghadapi resepsi yang kurencanakan namun tak kukehendaki. Aku merencanakan pernikahan itu bersama pengantin pria yang akan bersanding denganku. Namun, aku menghendaki pengantin itu kekasihku yang memujaku seumur hidupnya, bukan pria itu.

Minggu, 01 Mei 2011

Kenang-kenangan dari Siswa SMAN 8 Batanghari

Mengajar di SMA Negeri 8 Batanghari sejak 1 Februari 2010 – 30 April 2011 merupakan pengalaman yang sangat berharga. Teramat berharga.
Setelah mengetahui bahwa aku lulus CPNS sebagai guru sejarah SMA pada Januari 2010, kepalaku diisi berbagai bayangan tentang tempat tugasku nanti. Aku sempat survei di beberapa SMA Negeri yang ada di Batanghari. Aku belum tahu pasti akan ditempatkan di mana, jadi aku mau melihat kondisi sekolahku sebelum aku mengajar. SMAN 8 Batanghari salah satunya.

Kamis, 17 Maret 2011

Dari Emosi Hingga Menulis


At Mokko Factory (11 Maret 2010). Sebuah tempat nongkrong di Jambi Prima Mall. Sebelumnya adalah toko penyedia es teller 88, mungkin bangkrut kemudian diganti dengan Mokko Factory. Tempatnya sedikit menyenangkan meskipun tertulis dalam dinding free Wi Fi, tapi ternyata pakai pasword (akhirnya dapat juga, paswordnya mokko2011 tapi tetap tidak bisa, internet murahan atau laptopku settingannya tak bagus). Harga menunya lumayan mahal. Ice cappucino dan hot cafe late saja Rp. 33.000,-.

Senin, 23 Februari 2009

Demam Fb!

Terinspirasi dari salah satu 'kuis' berhadiah bingkisan di koran Republika bagi para pembaca setianya, aku tergelitik untuk membuat saudara sepupunya friendster, facebook. Koran 'muslim' tuh mengimbau pada para penulis buat bikin artikel tentang pengalaman mereka dengan facebook yang saat ini orang-orang pada dibikin demam karenanya.

Rabu, 04 Februari 2009

Paragraf Perjuangan


Andai melupakan semudah memejamkan mata. Hidup ini akan terasa lebih indah. Namun hati dan pikiranlahlah yang menjadi kuncinya. Ingin sekali aku merasakan amnesia. Lupa akan segala masa lalu. Tapi masa lalulah yang membuatku bertahan hingga sekarang. Aku ingin terus melenggang. Aku ingin bahagia. Tak akan ada yang mengerti dengan apa yang kualami, karena ruh itu ada dalam jiwaku. Tak pernah ada yang tahu mengapa aku menjatuhkan pilihan hidup ini. Aku terus berjuang meski hidup ini terkadang tak seperti yang kuinginkan. Aku ingin bahagiakan semua orang yang pernah atau telah masuk dalam hidupku. Aku tak ingin menyakiti lagi!

Jumat, 23 Januari 2009

Buku Baru (Milik) Bersama


“Apa faedahnya menyekolahkan gadis-gadis? Biar diajar terbang ke langit sekalipun, kalau tidak pandai memasak nasi dan sayur, maka suaminya tidak akan menyenanginya.” Dengan kesal Soendari menanggapi, “Ah,ah, kalau memang demikian watak laki-laki, maka lebih baik dia kawini saja tukang masak Gubenur Jenderal, pastilah setiap hari dia akan makan enak.” (Raden Ayu Siti Soendari, jurnalis Poetri Hindia)

Senin, 01 Desember 2008

Kisah Sebuah Jalan

Berkawan dengan lubang,
Lumpur hitam, batu, aliran sungai dan rimba
Menghiasi tapak dua roda
Melintasi tiap ruas jalan Muarabulian-Dusun Tuo
Lalu meneguk jernihnya Air Siau
Melepas dahaga serta kengerian di ujung malam
Tuk kembali pulang
Sekumpulan bajing loncat siap menyergap
di akhir perjalanan

Selasa, 01 Juli 2008

Asa dalam Do'a

Lima belas tahun lagi
Aku tak ingin melihat dirimu
bersanding denganku

Aku ingin melihat kau
bersanding dengan kekasih sejatimu

Lima belas tahun lagi
Kita adalah sahabat...

-jawaban dari seribu pertanyaan-

Selasa, 20 Mei 2008

Labirin Nasib

Lingkaran macam apa ini!
Tak ada batas antara kemenangan dan kekalahan
Hancur seketika
Tak ada tawa
Tak ada canda
Semua muram
Tampakkan wajah kelam
Segalanya terjadi tanpa permisi
Tanpa berucap perpisahan
Secara tiba-tiba bumi mengeluarkan boroknya
Inikah permainan nasib?
Sekejap mata memandang, semua jadi abu
Tinggal menunggu giliran tertiup angin...

-malam terakhir dalam kebersamaan-

Selasa, 06 Mei 2008

Peri Cantik Untukmu

Kukirim tiga peri cantik untukmu...
Lewat dunia maya yang mempersatukan kita

Satu peri menggelantung di pelupuk matamu
Satu peri menggelayut mesra di pundakmu
Dan... satu peri yang senantiasa di taman hatimu

Tiga peri itu yang akan menemani
siang-malammu merangkai berjuta-juta kata
untukku...
Akankah kau mengirim peri gagah untukku?

-satu waktu dalam sendiriku-

Senin, 28 April 2008

Sepenggal Kematian

Chairil....
Ku memujamu layaknya ku memuja bait-baitmu
Kau si 'Penjahat Kelamin' yang teramat kukagumi
Kau dan aku hanya dipertemukan lewat warisan 'Binatang Jalang'-mu
Medio yang telah menyihir para penggila sastra
Kau mati untuk mengabadikan karya
Kau mati untuk dikenang...

-suatu pagi dikala mengenangmu-

Sabtu, 26 April 2008

Aku dan Sahabat

Kepada: Sahabat...

Itu bukan kuasaku
Diriku yang penuh teka-teki
Terhimpit karena rasa yang ada

Itu di luar kuasaku
Memporandakan puzle-puzle cinta yang mulai tersusun
Karena satu kata terucap dari mulut berbisa ini

Itu jauh dari kuasaku
Menolak menjadi pendengar kisahmu
tentang Mataharimu...
dan menjauh darimu

Inilah kuasaku
aku ingin...
tawa lepas itu kembali
memeluk kita...

-tercipta di atas penyesalan yang mendera-

Jumat, 25 April 2008

Malam yang Galau

malam yang galau...
saat bulan kisahkan tentang bintang
bulan merindu dan langit cemburu
akankah bulan berpaling pada langitnya?

-catatan sebelum terlelap-