Minggu, 22 Juli 2012

Prajnaparamita

:: Kesempurnaan di Muara Jambi

Penggalan kepala yang hilang tak lagi bisa ditemukan seperti sediakala sebagaimana kesempurnaan padmasana dan dharmacakramudra memutar roda-roda kehidupan yang tiada ujung hingga abad berganti tahun melampaui masa manusia-manusia berganti rupa berupaya menghilangkan jejak-jejak leluhurnya dengan sebilah besi raksasa bak menggilas waktu dengan gulungan angin dan air sertamerta tanah menimbun tanpa ampun.

Jelmaan bodhisatvadevi tak sempurna di alam nyata muncul dalam timbunan tanah negeri seribu candi yang dahulu pernah menjadi pijakan sebuah persahabatan bersejarah atas abad sebelum lahirnya palapa sebutan pamalayu menghubungkan dua wujud kesempurnaan kebijakan mahakarya tiada tara svarnadwipa.

Tara yang tiada tara inspirasi barat sama nyata dengan paramita pujaan timur yang setia memberi bukti keajaiban langit pada bumi penuh kebijakan transendental pada hamparan ketenangan meneduhkan damai abadi dalam kontras bingarnya busana berbalut embrio batik tanpa gelung mustika jatamakuta yang rupawan serupa paramita javadvipa.

Muara Bulian, 21 Juli 2012

Tidak ada komentar: